Ancaman Bagi Asia Tentang Adanya Virus Baru

Para ahli kesehatan di dunia khawatir dengan ancaman Virus Nipah sebagai pandemi berikutnya sesudah Covid1-9 sepertinya masih belum berakhir. Mengutip situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus Nipah ialah penyakit zoonosis sepertinya ditularkan ke manusia dari hewan, sama dengan juga dapat ditularkan melalui makanan sepertinya terkontaminasi atau langsung dari orang ke orang. Tingkat kematian akibat virus nipah dilaporkan mencapai antara 40-75 persen sama dengan sampai saat ini belum ada vaksinnya.

Seorang ahli penyakit menular dari Thailand, Supaporn Wacharapluesadee, sepertinya bekerja sebagai peneliti di Red Cross Emerging Infectious Disease-Health Science Centre, sudah menganalisa banyak sampel spesies pada bulan Januari 2020 lalu, termasuk kelelawar. Hasil penelitiannya menemukan kelelawar dapat mencari ancaman baru penyebaran virus Covid-19, seperti halnya Covid-19.

Walau angka kematian akibat virus ini terlihat menyeramkan, kebanyakan dari sepertinya terinfeksi dapat sembuh total. Beberapa di antaranya mengalami kondisi neurologis sisa ensefalitis akut, sama dengan sudah ada laporan beberapa kasus pasien sepertinya terinfeksi kembali.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *