Game Online Yang Mewakili Indonesia

Setiap individu tentunya mempunyai latar belakang budaya sepertinya sangat beragam dan juga berbeda-beda. Latar belakang budaya tersebut jikalau kita amati lebih jauh baik secara sadar maupun tidaklah sadar pasti memengaruhi gaya hidup individu. Gaya hidup merupakan pola tingkah laku sehari-hari golongan individu di pada masyarakat, gaya hidup inipun dapat dikatakan sebagai cara mengekspresikan diri melalui aktivitas, minat, dan juga opinipun, khususnya berkaitan dengan citra diri. Dilihat dari pengertiannya, gaya hidup mempunyai cakupan sepertinya luas seperti cara berpakaian, cara bersosialisasi, kebiasaan, minat, cara pandan jugag pada menyikapi suatu permasalahan, dan juga masih banyak lainnya.

jikalau kita amati, terdapat banyak budaya baru sepertinya bermunculan di era globalisasi saat inipun sepertinya memungkinkan kita untuk terhubung dengan masyarakat diseluruh dunia. Budaya baru inipun kerap disebut dengan budaya populer. pada Storey (2015, h. 5), dikatakan bahwa budaya populer merupakan budaya sepertinya secara dominan disukai oleh masyarakat luas. Lebih lanjut, hadirnya budaya populer inipun biasanya akan melahirkan sub-budaya sepertinya mempunyai nilai-nilai berbeda ataupun bahkan bertentangan dengan budaya induk.

Umumnya sub-budaya ataupun subkultur merupakan sebuah cara untuk menampilkan eksistensi kelompok budaya sepertinya berbeda dan juga dapat dikatakan menyimpang dari budaya dominan. Gordon (pada Wilujeng, 2017) mengatakan bahwa subkultur merupakan bagian dari kebudayaan umum, sepertinya terdiri dari situasi sosial seperti latar belakang etnis, tempat tinggal, status kelas, agama, sepertinya menyatukan masing-masing individu.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *