Pokemon Go, The Legendary Pokémon

Pokemon Go, The Legendary Pokémon – Tentunya untuk kalian penggemar kartun Pokemon tidak ketinggalan info tentang game ini. Ya, pasalnya Pokemon Go sempat menjadi trending topic dunia dan sempat menimbulkan euforia besar di tengah-tengah masyarakat. Hingga fenomena tersebut diliput dan muncul di siaran berita nasional maupun internasional. Hal tersebut bisa terjadi karena model gameplay dari Pokemon Go yang mengharuskan para pemainnya harus bergerak dan berburu Pokemon di dunia nyata. Dengan demikian, banyak para pemain Pokemon Go yang berkeliling di jalanan untuk “menangkap” Pokemon liar.

Sebuah keunikan dan permainan yang anti-mainstream, bukan? Meskipun berbeda dan bisa dibilang cukup ribet, faktanya game ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan bahkan menjadi salah satu game terpopuler di dunia yang pernah ada.
Meski kini peminat Pokemon Go menurun, namun hal tersebut tidak terjadi pada penggemar setianya. Saat ini, masih ada komunitas dan pemain loyal dan setia dengan Pokemon Go. Setelah membuat akun game, pemain membuat dan menyesuaikan avatar mereka sendiri.

Setelah dibuat, avatar ditampilkan di peta berdasarkan lokasi geografis pemain. Fitur di peta termasuk ‘PokéStops’ dan ‘Pokémon Gyms’. PokéStops ini dapat dilengkapi dengan item yang disebut ‘Lure Modules’, yang menarik Pokémon liar tambahan, dan terkadang langka. Gym berfungsi sebagai lokasi pertempuran untuk pertandingan raja bukit berbasis tim. PokéStops dan Gym biasanya berlokasi di tempat-tempat menarik. Hal ini menyebabkan PokéStops dan Pokémon Gym ditempatkan di lokasi berbahaya atau tidak nyaman, seperti Gym yang sekarang telah dihapus di Zona Demiliterisasi Korea.

Saat pemain bergerak dalam lingkungan dunia nyata mereka, avatar mereka bergerak di dalam peta game. Spesies Pokémon yang berbeda tinggal di wilayah berbeda di dunia; misalnya, Pokémon tipe air umumnya ditemukan di dekat air. Ketika seorang pemain bertemu dengan Pokémon, Pokémon tersebut dapat dilihat baik dalam mode AR atau dengan latar belakang generik yang ditampilkan secara langsung. Jika pemain melarikan diri, Pokémon akan menghadapi tempat terakhir kali bertunangan, kecuali Nosepass, yang akan selalu menghadap ke utara karena entri Pokédex-nya. Mode AR menggunakan kamera dan giroskop pada perangkat seluler pemain untuk menampilkan gambar Pokémon seolah-olah berada di dunia nyata.Pemain dapat mengambil screenshot dari Pokémon yang mereka temui baik dengan atau tanpa mengaktifkan mode AR.

Published
Categorized as games

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *