Persiapan Menuju Liga 1, PSS Telan Kekalahan Lagi dari Tim Liga 2

Persiapan Menuju Liga 1, PSS Telan Kekalahan Lagi dari Tim Liga 2 – PSS Sleman kembali menelan kekalahan dalam uji coba menjelang bergulirnya Liga 1 2021/2022. Bahkan PSS Sleman lagi-lagi takluk dari tim Liga 2, AHHA PS Pati FC, dengan skor 1-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (26/6/2021) pagi WIB. Ini juga menjadi kekalahan kedua yang dialami secara beruntun oleh PSS Sleman ketika menghadapi tim Liga 2 dalam rangkaian uji coba. Sebelumnya, anak asuh Dejan Antonic juga dipaksa menyerah 1-2 dari Persiba Balikpapan saat menjalani pemusatan latihan di Bekasi. Sementara dalam pertandingan uji coba kontra AHHA PS Pati FC, PSS Sleman menggelar pertandingan dengan waktu yang tidak biasa, yaitu pagi hari.

Pelatih Dejan Antonic menurunkan dua tim yang berbeda. Memainkan Ega Rizky, Bagus Nirwanto, Asyraq Gufron, Mario Maslac, Derry Rachman, Samsul Arifin, Kim Jeffrey Kurniawan, Wahyu Sukarta, Misbakus Solikin, Irkham Mila, Irfan Jaya, dan Arsyad Yusgiantoro, pada babak pertama. Sementara pada babak kedua, Super Elja menampilkan Miswar Saputra, Arthur Irawan, Fandri Imbiri, Aaron Evans, Samsul Arifin, Dendi Agustan, Fitra Ridwan, Ocvian Chanigio, Irfan Bachdim, Jepri Kurniawan, dan Rafi Angga. PSS Sleman sempat memimpin lewat gol yang dicetak Irkham Mila pada babak pertama. Namun, AHHA PS Pati FC mampu membalikkan keadaan saat pertandingan menyisakan 10 menit melalui gol Sutan Zico dan Ari Hermawan.

Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, menanggapi hasil uji coba timnya kali ini. Meski belum membuahkan hasil maksimal, dia mencoba mengambil hikmah. Terutama sejumlah pemainnya yang perlu bekerja ekstra mempersiapkan diri. Adapun rotasi yang dia lakukan dapat melihat sejauh mana antara pemain yang siap atau pantas turun saat kompetisi mendatang. “Tadi dalam pertandingan uji coba bisa dibilang ada yang tampil bagus dan juga tidak. Dari babak pertama, 60 menit awal tim pertama main bagus sekali, masuk satu gol dan punya banyak kesempatan,” katanya. “Hanya pemain yang kerja keras yang bisa main di tim saya. Pada 30 menit terakhir saya cuma lihat beberapa pemain yang benar-benar bekerja bagus sekali dan bisa masuk kompetensi untuk tim,” jelas Dejan Antonic.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *