Timnas Prancis Didukung Catatan Tidak Terkalahkan Selama 29 Tahun

Timnas Prancis Didukung Catatan Tidak Terkalahkan Selama 29 Tahun – Striker Prancis, Ousmane Dembele melakukan perayaan setelah mencetak gol ketiga timnya ke gawang Wales dalam pertandingan uji coba menjelang berlangsungnya Euro 2020 di Allianz Riviera Stadium, Nice, Rabu (2/6/2021). Prancis menang 3-0 atas Wales. Timnas Prancis akan menghadapi Swiss pada 16 besar Euro 2020 di National Arena Bucharest, Selasa (29/6/2021) dini hari WIB.

Les Bleus punya catatan apik melawan Rossocrociati. Timnas Prancis melaju ke babak gugur Euro 2020 dengan predikat juara Grup F. Karim Benzema dkk. mengumpulkan lima poin hasil dari sekali menang dan dua kali imbang. Adapun Swiss melaju ke-16 besar Euro 2020 dengan status peringkat tiga terbaik dari Grup A.

Pasukan Vladimir Petkovic itu meraih sekali kemenangan, sekali imbang, dan sekali kalah. Pertandingan ini bakal menjadi pertemuan ke-39 bagi kedua tim. Timnas Prancis pertama kali bertemu Swiss pada pertandingan persahabatan yang digelar 12 Februari 1905 dengan kemenangan 1-0. Sejak saat itu, kedua tim bertetangga tersebut sering bertemu pada acara persahabatan hingga internasional.

Timnas Prancis berhasil memenangi 16 pertandingan, Swiss menang dalam 12 pertandingna, dan 10 pertandingan berakhir imbang. Les Blues cukup tangguh dan sukar dikalahkan Swiss dalam 29 tahun terakhir. Kekalahan terakhir Prancis dari Swiss terjadi pada 27 Mei 1992. Ketika itu, Timnas Prancis menyerah 1-2 dari Belgia pada pertandingan persahabatan. Setelah itu, Prancis tidakk pernah lagi kalah dari Swiss, dengan perincian tiga kemenangan dan empat hasil imbang.

Para pemain Prancis merayakan gol yang dicetak oleh Olivier Giroud ke gawang Bulgraria pada pertandingan uji coba terakhir jelang Euro 2020 di Stade de France, Rabu (9/6/2021). Prancis menang dengan skor 3-0. Meskipun didukung catatan mengesankan, pelatih Didier Deschamps menyebut Timnas Prancis pantang meremehkan Swiss pada pertandingan nanti. Apalagi, Swiss termotivasi mencetak sejarah untuk pertama kalinya lolos ke perempat final.

Menurut Didier Deschamps, Swiss adalah tim yang tangguh dan mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itulah yang membuat Swiss mampu berada di peringkat ke-13 ranking FIFA. “Mereka memiliki kekuatan dan mampu melakukan hal-hal yang bagus. Mereka taidakk berada di urutan ke-13 ranking FIFA tanpa alasan. Itu semua karena tim dan pelatih mereka yang telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik,” kata Deschamps.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *