Fakta Menarik Pertandingan Italia vs Spanyol di Semifinal Piala Eropa 2020

Fakta Menarik Pertandingan Italia vs Spanyol di Semifinal Piala Eropa 2020 – Sejumlah fakta menarik tersaji saat Timnas Italia mengalahkan Spanyol dalam semifinal Piala Eropa 2020. Pertandingan berlangsung di Stadion Wembley, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB. Kemenangan tersebut membuat pasukan Roberto Mancini lolos ke partai puncak setelah berhasil menang melalui adu penalti dengan skor 4-2. Pada waktu normal dan babak tambahan, kedua tim hanya mampu bermain imbang 1-1. Dalam pertandingan tersebut, ada sejumlah fakta menarik yang tercipta. Apa saja?

Berikut 5 momen menarik pertandingan Italia vs Spanyol di semifinal Piala Eropa 2020:

1. Gaya Dingin Jorginho

Ada beberapa pemain dalam sejarah sepakbola yang mengambil penalti dengan penuh gaya. Dari Matt Le Tissier hingga Antonin Panenka, yang membuat penalti terlihat lebih mudah. Begitu juga dengan Jorginho. Sebagai penendang penentu, gelandang Timnas Italia, itu menggunakan teknik yang sulit untuk mengecoh Unai Simon. Jorginho dengan dingin mengambil penalti dengan cara melompat dan menunggu kiper bergerak terlebih dulu. Dia menyepak bola ke arah kiri, setelah Simon sudah bergerak ke kanan.

2. Penalti Buruk

Penendang pertama Italia, Manuel Locatelli, gagal melakukan eksekusi karena bola diselamatkan oleh kiper Spanyol Unai Simon. Namun, keempat penendang laininya Andrea Belotti, Leonardo Bonucci, Federico Bernardeschi dan Jorginho, sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sebaliknya Spanyol hanya berhasil dari dua penendang, yakni Gerard Moreno dan Thiago Alcantara, sedangkan Dani Olmo melebar ke atas gawang dan Morata dimentahkan oleh kiper Gianluigi Donnarumma.

3. Roberto Mancini Terus Ukir Rekor

Roberto Mancini dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa sekitar satu dekade lalu. Dia membawa Manchester City meraih gelar juara Liga Inggris. Namun, sejak keluar dari klub Inggris tersebut, Mancini tidak pernah merasakan gelar juara. Dia terus berjuang untuk memenuhi harapan di Galatasaray, Inter Milan hingga Zenit St. Peterburg. Namun, saat melatih Timnas Italia, Mancini mengubah permainan tradisional Italia yang cenderung bertahan. Dia mengubah karakter permainan timnya menjadi lebih menyerang dan lebih terbuka. Meski begitu, Mancini tidak melupakan gaya defensif Italia yang sudah menjadi ciri khasnya. Sejauh ini, Italia besutan Mancini tidak terkalahkan dalam 33 laga beruntun. Sedangkan di Piala Eropa 2020, skuadnya baru kebobolan tiga gol, dan selalu meraih kemenangan di pertandingan fase grup.

4. Dani Olmo Membalas Kepercayaan Pelatih

Setelah tampil mengesankan dari bangku cadangan dalam pertandingan melawan Swiss, Dani Olmo tampil menjadi starter saat melawan Italia. Olmo pun memanfaatkan kesempatannya sebaik mungkin,dan bisa dibilang pemain terbaik Spanyol pada pertandingan tersebut. Dia terus memberikan ancaman secara konsisten ke garis pertahanan Italia. Sentuhannya kerap membuat khawatir bek Italia, namun Spanyol gagal memanfaatkan permainan gemilang Olmo.

5. Morata dari Pahlawan Menjadi Pecundang

Morata dimasukkan Enrique untuk mengantikan Ferran Torres pada babak kedua saat Spanyol tertinggal 0-1. Pemain Juventus itu menjawab tantangan dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit 80 dan membuat skor 1-1 yang bertahan dalam waktu normal dan babak tambahan. Namun, saat mengambil penendang dalam adu penalti, Morata tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan bolanya ke arah kanan gawang, terbaca oleh kiper Gianluigi Donnarumma.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *