Negara yang Tidak Lagi Menggunakan Masker

Negara yang Tidak Lagi Menggunaan Masker – Penambahakan kasus virus corona di banyak negara dilaporkan masih terjadi, termasuk di Indonesia. Kendati demikian, sejumlah negara dilaporkan juga telah melepaskan kewajiban masker di negaranya. Sebagaimana diketahui, selama pandemi Covid-19, masker adalah salah satu hal yang disarankan oleh sejumlah pakar kesehatan untuk digunakan masyarakat guna menekan penyebaran Covid-19. Namun seiring dengan menurunnya kasus, sejumlah negara telah memberikan pelonggaran, di mana masker tak lagi diwajibkan. Berikut ini sejumlah negara yang sudah tidak lagi mewajibkan penggunaan masker:

1. Israel
Israel adalah negara yang pertama kali menghapus adanya aturan wajib menggunakan masker. Hal ini dilakukan karena sejak April 2021, Israel telah menyatakan dirinya bebas dari Covid-19. Hal ini dilakukan setelah 70 persen populasi Israel telah divaksinasi. Negara tersebut juga melaporkan tidak ada kasus Covid-19 sejak 24 April setelah melakukan tindakan penguncian untuk mengekang infeksi.

2. Bhutan Bhutan adalah negara yang berbatasan dengan India dan China.
Negara tersebut adalah salah satu negara yang tercepat dalam melakukan vaksinasi, karena telah memvaksinasi 90 persen populasi dalam waktu dua minggu. Bhutan juga merupakan salah satu negara pertama yang tidak lagi mewajibkan penggunaan masker dan Covid-19 dan negara yang tak melakukan penguncian total. Negara ini hanya melaporkan 1.309 kasus dan 1 kematian.

3. Amerika Serikat Selanjutnya, ada Amerika Serikat. Sebagian besar negara bagian di AS telah mencabut aturan penggunaan pemakaian masker bagi orang yang divaksinasi penuh di luar maupun di dalam ruang. Hal tersebut dilakukan mengikuti saran dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) yang dikeluarkan pada Mei 2021. Meski demikian sejumlah negara bagian seperti St Louis di Missiouri dan Los Angeles di California telah mengeluarkan peringatan terkait penyebaran varian Delta dan menyarankan orang-orang untuk kembali mengenakan maskernya saat berada di dalam ruangan.

4. Selandia Baru Selandia Baru diketahui juga telah melonggarkan aturan penggunaan masker di negaranya. Namun, negara tersebut mengeluarkan sejumlah aturan kewajiban penggunaan masker di tempat-tempat tertentu berdasarkan status level kasus Covid-19 di negara itu. Di antaranya adalah kewajiban untuk mengenakan masker saat masyarakat menggunakan alat transportasi umum.

5. China
Otoritas Kesehatan di ibu kota China, Beijing telah menghapus persyaratan bagi orang-orang untuk mengenakan masker di luar ruangan. Aturan tersebut keluar setelah Beijing selama 13 hari berturut-turut tidak memiliki kasus baru . Meski demikian, sebagian orang di Beijing mengatakan mereka merasa aman ketika mengenakan masker dan mereka akan menyesuaikan dengan kondisi sosial di sekitarnya.

6. Hungaria
Pada Sabtu (3/7/2021), Hungaria tidak lagi mewajibkan penggunaan masker, namun hal ini dikecualikan untuk mereka yang mengunjungi rumah sakit. Pada 21 Mei lalu, pemerintah Hungaria telah mengumumkan bahwa sebagian besar pembatasan termasuk penggunaan masker akan dicabut setelah negara itu mencapai jumlah 5 juta orang yang melakukan vaksinasi. Meski demikian, langkah ini sempat diprotes oleh Mantan Kepala Petugas Medis Hungaria, Ferenc Falus yang menyebut langkah tersebut bisa berbahaya bagi tiga setengah juta orang dewasa yang tidak divaksinasi dan satu setengah juta anak-anak yang tidak divaksinasi.

7. Spanyol Spanyol mencabut aturan penggunaan masker di luar ruangan pada 26 Juni 2021. Pengumuman ini dilakukan karena kasus infeksi telah turun walaupun masih ada kekhawatiran atas penyebaran varian Delta. “Akhir pekan ini akan menjadi yang terakhir dengan masker di ruang terbuka karena akhir pekan depan kami tidak akan memakainya lagi,” kata Perdana Menteri Pedro Sanchez pada 18 Juni 2021.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *