Tidak Diizinkan ke Real Madrid, Kylian Mbappe Terpenjara di PSG

Tidak Diizinkan ke Real Madrid, Kylian Mbappe Terpenjara di PSG – Pemain Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, terindikasi semakin gerah dengan keadaannya di klub tersebut setelah transfernya ke Real Madrid gagal. Kylian Mbappe adalah salah satu properti panas pada bursa musim panas 2021. Real Madrid menjadi peminat terdepan. Klub ibukota Spanyol tersebut sudah mengajukan 170 juta euro (Rp 2,8 triliun) ke PSG ditambah bonus 10 juta euro atau Rp 169 miliar. Namun, PSG menolak tawaran Real Madrid. Masalah muncul karena Mbappe sempat mengira bahwa PSG akan melepasnya ke Los Blancos.

Real Madrid pun memberi tenggat waktu untuk PSG merespons penawaran mereka hingga Minggu (29/8/2021) pukul 23.59 waktu setempat. Jika PSG menolak, Real Madrid akan beralih ke rencana alternatif dengan menyodorkan pra-kontrak pada Januari 2022. Dengan demikian Real Madrid akan mendatangkan Mbappe secara gratis saat kontraknya selesai pada musim panas 2022. Direktur PSG, Leonardo, tidak menutupi bahwa Kylian Mbappe sangat ingin menyeberang ke Real Madrid. “Saya tahu pasti kalau Kylian Mbappe ingin pergi. PSG tidak akan menahan kalau dia ingin pergi, tetapi harus dengan ketentuan yang kami pasang,” kata Leonardo.

“Kylian berjanji dia tidak akan pergi secara cuma-cuma. PSG takkan berbicara lagi dengan Real Madrid.” “Kami akan terus mempertahankan dia dan berusaha memperpanjang kontrak,” katanya. Kylian Mbappe pindah ke PSG dari AS Monaco pada musim 2017-2018 sebagai pemain pinjaman dari AS Monaco. Dia lalu menjadi pemain permanen pada musim berikutnya. Sejak saat itu, Kylian Mbappe mencetak 133 gol di semua pertandingan kompetisi dari 174 penampilan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *