Kemasukan 5 Gol, Persija Harus Melakukan Pembenahan dari Segala Aspek

Kemasukan 5 Gol, Persija Harus Melakukan Pembenahan dari Segala Aspek – Persija Jakarta memiliki catatan kurang bagus pada enam pertandingan seri pertama Liga 1 2021/2022. Persija Jakarta dalam enam kali main telah kebobolan sebanyak lima gol tercipta ke gawang mereka. Hasil itu bahkan bisa dibilang rata-rata gawang Persija Jakarta selalu kebobolan satu gol pada setiap pertandingan berlangsung. Tentu saja pada satu pertandingan Persija tidak kebobolan gol sama sekali, tapi saat itu tim berjulukan Macan Kemayoran harus ditahan imbang Persipura dengan skor 0-0.

Persija tidak kebobolan gol sama sekali pada pertandingan minggu ketiga, setelah dalam dua pertandingan awal mereka sudah kebobolan. Riko Simanjuntak dan kawan-kawan itu telah mulai kebobolan sejak pertandingan perdana Liga 1 melawan PSS Sleman. Saat melawan PSS Sleman, Persija memang berhasil menahan imbang 1-1, tetapi pada dasarnya gol tersebut membuka jalan untuk tim-tim lawan. Bahkan pada minggu kedua, tim asal Ibu Kota itu kembali ditahan imbang PSIS Semarang dengan skor 2-2

Setelah drama imbang pada pekan ketiga didapatkan, Persija memulai awal bagus pada pekan keempat dengan meraih kemenangan perdana mereka saat melawan Persela. Namun, penyakit Persija mulai kambuh pada pekan kelima dengan kembali meraih hasil imbang 1-1 atas Persita Tangerang. Walaupun pada pertandingan penutup seri pertama Persija kembali menunjukkan kebangkitan dengan meraih kemenangan atas Persiraja Banda Aceh dengan meraih skor 1-0.
Namun kemenangan Persija ini tidak lepas dari hasil tendangan penalti yang didapatkan setelah pemain Persiraja, Muhammad Isa diganjar kartu merah oleh wasit.

Dengan itu, Persija pun meraih kemenangan melalui gol penalti yang dieksekusi oleh Marko Simic pada menit ke-70. Hasil-hasil itu tentu saja membuat para pemain Macan Kemayoran itu tidak merasa senang. Sebab banyak kesalahan sendiri yang dilakukan oleh para pemain Persija. Bahkan garis belakang dinilai masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) agar kesalahan-kesalahan pada pertandingan sebelumnya tidak terulang lagi. Hal ini diungkapkan oleh kiper Persija, Adixi Lenzivio yang bermain menggantikan posisi Andritany Ardhiyasa karena pemain senior tersebut sakit demam berdarah.

Selama bertugas sebagai kiper dalam empat pertandingan itu, Adixi mengaku tidak merasa puas. Hal ini tentu karena kesalahan tim sendiri, tetapi dia juga menilai bahwa kebobolan lima gol masih tak terlalu buruk. Menurutnya banyak tim yang telah kebobolan banyak gol seperti Persebaya Surabaya yang sudah kecolongan sebanyak 12 gol. “Tentunya masih kurang puas dengan kinerja kami di pertahananm,” kata Adixi Lenzivio. “Tapi, kalau menurut saya sudah cukup bagus karena bisa dibilang sedikit kebobolan,” katanya.

Meski mengaku kurang memuaskan, Adixi tidak bisa berbohong bahwa kesalahan seri pertama bisa buat pelajaran untuk menatap kompetisi berikutnya.
Setelah kesalahan-kesalahan pada seri pertama dilakukan tentu saja Persija semakin bertekad untuk memperbaiki pada seri kedua nanti. Menurut Adixi bahkan kejadian itu membuat Persija harus bisa memperbaiki segala aspek yang ada. Bukan hanya meningkatkan permainan ataupun membuat garis pertahanan bagus.

Tetapi semua aspek dari garis depan, bertahan hingga taktik harus diperbaiki agar Persija bisa berbicara banyak pada pertandingan berikutnya. Apalagi jika Persija ingin bisa meraih hasil terbaik pada musim ini, tentu saja semua pemain harus melakukan yang terbaik. “Karena liga baru mulai pasti harus ada peningkatan di partai selanjutnya. Harus ada pembenahan di segala aspek,” kata Adixi. “Jika mau dapat hasil terbaik maka kami pun harus melakukan yang terbaik juga,” tuturnya.

Maka dari itu saat ini semua tim Persija berusaha memaksimalkan persiapan dengan baik, sehingga saat seri kedua mulai para pemain siap tempur. Persija saat ini pun masih menjalani latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan pertama seri kedua Liga 1 nanti. Persija akan mengundang Arema FC pada pertandingan lanjutan yang berlangsung pada Minggu, 17 Oktober mendatang. Untuk menghadapi Arema FC, skuad Persija pun telah siap menampilkan yang terbaik nantinya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *