Akan Bertahankah Antonio Conte di Inter Milan?

Akan Bertahankah Antonio Conte di Inter Milan? – Manajer tim Inter Milan, Antonio Conte bersama para pemain merayakan gol yang dicetak bek Matteo Darmian ke gawang Hellas Verona dalam pertandingan lanjutan Liga Italia 2020/2021 pekan ke-33 di San Siro Stadium, Milan, Minggu (25/4/2021). Inter menang 1-0 atas Verona. Beppe Marotta berharap Antonio Conte bertahan setelah mempersembahkan gelar Liga Italia musim ini. “Ini kepuasan yang luar biasa, ini adalah prestasi bersejarah,” kata Marotta.

“Perkembangan tim sangat konsisten sejak musim lalu ketika kami finis satu poin di belakang Juventus dan mencapai Final Liga Europa. Musim ini, Conte mampu menanamkan prinsip-prinsip kemenangan yang menjadi dasar kesuksesan,” lanjut Marotta. Inter Milan memastikan scudetto setelah 11 tahun pada Minggu (2/5/2021), setelah Atalanta imbang kontra Sassuolo. Keberhasilan ini membuat Marotta optimistis dengan masa depan Inter.

“Kami memiliki rencana A dan saya berharap Conte tetap bersama kami untuk melanjutkan siklus ini. Ada hubungan yang baik antara dia, fans dan klub,” lanjutnya.

“Conte adalah seorang pemenang dan kami tidak memiliki masalah apapun musim ini. Dia selalu mengatakan apa yang dia pikirkan dan ini adalah karakteristik yang positif,” tegas Marotta. Antonio Conte – Pria asal Italia ini telah berhasil mempersembahkan gelar juara bagi Juventus dan Chelsea. Prestasi tersebut membuat Inter Milan menunjuknya sebagai juru taktik untuk mengembalikan masa kejayaan La Beneamata.

Kontrak pelatih asal Italia itu akan berakhir pada Juni 2022. Apakah Conte akan bertahan di Inter Milan satu musim lagi? “Kami sedang menghadapi momen sulit, ada masalah pendapatan dan ini memengaruhi klub-klub besar,” lanjutnya.

“Kekuatan di pasar akan berkurang. Di satu sisi, kami akan membuat keseimbangan akhir di akhir musim. Di sisi lain, kami harus memikirkan biaya tertentu dengan pendapatan yang tidak pasti.”

“Kami akan berbicara dengan Conte dan mendengarkan pemilik, tetapi ada optimisme. Ini momen tertentu, klub-klub besar sedang berjuang secara finansial dan kami harus menemukan model bisnis baru.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *