8 Warga Tangsel Gagal Pulang Kampung, Reaktif Hasil Pemeriksaan GeNose

8 Warga Tangsel Gagal Pulang Kampung, Reaktif Hasil Pemeriksaan GeNose – Sebanyak delapan warga Tangerang Selatan, gagal pergi ke kampung halamannya, setelah dinyatakan reaktif dari hasil pemeriksaan GeNose di Terminal Tipe A Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan. Kepala Terminal Pondok Cabe, Asri Sinuraya menjelaskan, pihaknya menerapkan aturan wajib testing menggunakan GeNose, kepada setiap penumpang datang dan pergi dari terminal tersebut.

“Dari pemeriksaan GeNose Rabu (19/5) kemarin, terhadap 75 penumpang. Terdapat 8 calon penumpang dinyatakan reaktif dari pemeriksaan tersebut,” jelas Kepala Terminal Tipe A Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Kamis (20/5).

Dia menjelaskan, sampai hari ini sudah 300 penumpang yang dilakukan testing, baik penumpang yang hendak berangkat dan datang melalui terminal tersebut. “Kami periksa GeNose ke semua calon penumpang dan pemudik yang kembali, kami lakukan testing setiap hari, gratis. Sebagai persyaratan dia melakukan perjalanan,” terangnya. Menurut dia, selama masa peniadaan mudik sejak 6 hingga 17 Mei kemarin Terminal tipe A Pondok Cabe tidak melayani keberangkatan penumpang. Dan baru kembali beroperasi pada 18 Mei 2021 kemarin. Dia menjelaskan, 8 orang yang reaktif itu disarankan untuk tidak melakukan perjalanan dan memeriksakan kembali kondisi kesehatan di Puskesmas setempat.

“Kami sarankan mereka membatalkan perjalanan. PO bus yang akan memberangkatkan juga sudah merefund tiket nya. Kemudian kami laporkan ke Puskesmas masing-masing calon penumpang itu berdomisili,” ungkap dia. Dia memastikan, sampai saat ini penerapan testing tidak hanya dilakukan terhadap penumpang datang dan pergi. Tapi juga kepada seluruh awak bus. Baik sopir dan kernet.

Dalam catatanya bila dirata-ratakan, setiap hari hanya ada 35 bus yang pergi dari Terminal Pondok Cabe, dengan rata-rata penumpang sebanyak 65 orang. “35 bus dan 65 penumpangan keberangkatan rata-rata setiap hari, mulai dari 18 Mei. Sedangkan kedatangan rata-rata 2 sampai 3 orang, mereka banyak turun sebelum di Pondok Cabe,” ucap Asri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *