Kenali Gejala Varian Delta Yang Mirip Flu

Kenali Gejala Varian Delta Yang Mirip Flu – Jumlah pasien Covid-19 memang terus mengalami kenaikan dari hari ke hari. Kenaikan signifikan ini, tidak terlepas dari beredarnya varian Delta, yakni virus Covid-19 yang sudah bermutasi di India. Varian Delta pun disebut lebih mudah menular, bahkan dikabarkan hanya dengan berpapasan seseorang bisa tertular varian delta. Oleh karena itu, Kemenkes pun memperbaharui aturan menggunakan masker menjadi dua lapis.

Ahli Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam menegaskan, efek samping dari paparan varian Delta lebih sakit dari Covid-19 biasa. Seluruh masyarakat diminta untuk semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan. Ada beberapa gejala yang menjadi kekhasan dari varian Delta ini dan dinilai lebih sakit dari virus sebelumnya.

Adalah meningkatnya risiko kehilangan pendengaran, nyeri ulu hati, dan mual. Dengan kondisi tersebut, pasien memerlukan perawatan lebih intens di rumah sakit. “Bahkan, beberapa pasien memerlukan suplementasi oksigen dan karena paparan varian Delta, pasien mengalami berbagai komplikasi,” kata Prof Ari.

Varian Delta ini terbukti lebih mudah menginfeksi dan menyebar dengan cepat. Karena itu, Prof Ari menyarankan, jika Anda berada satu ruangan dengan orang yang terinfeksi varian Delta dan orang tersebut bersin atau berbicara, maka virus akan lebih cepat berpindah ke orang lain.

“Dengan begitu, sangat penting bagi semua orang memperketat protokol kesehatan seperti terus menggunakan masker, rutin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Vaksinasi juga harus dilakukan,” saran Prof Ari. Para ahli masih tidak yakin mengapa varian Delta jauh lebih menular daripada yang lain.

Studi awal menunjukkan bahwa mutasi pada varian Delta mungkin membantunya berbaur lebih baik dengan sel manusia begitu menempel. Jika dapat dengan mudah menyatu dengan sel Anda, virus tersebut dapat menginfeksi dan mengalahkan sistem kekebalan tubuh. Di Inggris, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dan orang dewasa di bawah 50 tahun, 2,5 kali lebih mungkin terinfeksi jenis varian ini. Varian ini juga membuat gejala terlihat lebih parah. Adapun gejala Covid-19 yang paling umum:

-Demam
-Batuk kering
-Kelelahan
-Gejala yang kurang umum:
-Sakit dan nyeri
-Sakit tenggorokan
-Diare
-Konjungtivitis
-Sakit kepala
-Kehilangan rasa atau bau
-Ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau kaki

Gejala serius:
-Kesulitan bernapas atau sesak napas
-Nyeri dada atau tekanan
-Kehilangan bicara atau gerakan

Tapi, pada varian Delta gejala teratas yang dilaporkan pada aplikasi meliputi sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek hingga demam. Sementara batuk dan kehilangan penciuman tidak lagi jadi gejala umum, sehingga para peneliti khawatir orang mungkin salah mengira bahwa mereka hanya pilek. Ini membuat mereka tidak karantina mandiri sehingga membantu penyebaran varian.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *