Bagaimana Cara Mengecek Oximeter Masih Berfungsi atau Tidak?

Bagaimana Cara Mengecek Oximeter Masih Berfungsi atau Tidak?- Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia mengakibatkan banyak rumah sakit tidak mampu lagi menerima pasien virus corona. Sebagai alternatif, pasien Covid-19 bergejala ringan diimbau untuk melakukan isolasi mandiri. Ada beberapa bekal yang sebaiknya dimiliki oleh pasien isoman, salah satunya adalah oximeter. Oximeter merupakan alat yang mampu mendeteksi tingkat oksigen di dalam darah seseorang tanpa orang tersebut merasakan sakit.

Ini Penjelasan Ahli Bagaimana cara mengecek oximeter masih berfungsi atau tidak? Dokter spesialis paru Konsultan Onkologi di RSUD dr. Pirngadi Medan Dr. Moh Ramadhani Soeroso, M.Ked(Paru), Sp.P-K.Onk mengatakan, yang dilakukan hanya perlu memasukkan jari ke dalam oximeter untuk mengetahui alat itu berfungsi atau tidak. “Kalau sensor bisa mengeluarkan hasil, berarti masih berfungsi baik,” kata Ramadhan.

Dia mengatakan, oximeter bertujuan untuk mendeteksi kadar saturasi oksigen dan denyut jantung. Ketika jari dimasukkan, syaraf di dalamnya akan terbaca oleh oximeter. Ramadhan juga menolak anggapan adanya oximeter palsu yang beredar di pasaran. Sebab, perbedaan di antara semua oximeter hanya pada akurasi. Salah satu klaim oximeter palsu datang dari sebuah video yang berisi perbandingan dua oximeter di media sosial.

Dalam video itu, terlihat dua buah pensil dimasukkan ke dalam dua oximeter berbeda. Hasilnya, salah satu oximeter (berwarna biru) tetap mendeteksi pensil itu seperti jari, dengan menampilkan tingkat saturasi oksigen dan denyut jantung. Sementara oximeter lainnya tidak bisa membaca hasil apa pun.

Ramadhan lebih memilih menggunakan terminologi “tidak bagus” untuk oximeter yang tetap bisa membaca hasil saturasi oksigen, meski dengan pensil. “Bisa dibilang tidak bagus oximeter-nya, bukan palsu. Semua oximeter sama,” kata dia. Dia menduga, munculnya saturasi oksigen dan denyut jantung pada salah satu oximeter itu karena sensitivitas sensor. “Padahal oximeter biru itu masih akurat untuk pemeriksaan kadar oksigen paru. Mungkin saja oximeter biru sangat sensitif sensor nya, sehingga pensil pun bisa terdeteksi saturasi oksigen,” kata dia.

Ramadhan mengatakan, dia pernah membandingkan antara salah satu merek oximeter dengan oximeter warna biru seperti dalam video di atas. Hasilnya pun hampir sama dan hanya memiliki selisih 1 digit. “Contoh kalau oximeter Elitech 98 persen, sedangkan oximeter biru 97 persen, beda tipis aja,” kata Ramadhan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *