Lini Depan Paris Saint-Germain Menjadi Lemah Sejak Ada Lionel Messi

Lini Depan Paris Saint-Germain Menjadi Lemah Sejak Ada Lionel Messi– Menurut mantan striker Liverpool, Michael Owen, kehadiran Lionel Messi membuat garis depan Paris Saint-Germain menjadi lemah. Lionel Messi didatangkan Paris Saint-Germain secara cuma-cuma alias gratis pada bursa transfer musim panas 2021. Sebelumnya, Messi diberitakan akan bertahan lebih lama bersama Barcelona.

Akan tetapi, megabintang Argentina itu gagal menandatangani kontrak baru di Barcelona dikarenakan terbentur aturan batasan gaji yang ditetapkan oleh Liga Spanyol.  Adapun Messi diikat kontrak oleh PSG selama dua tahun atau hingga 30 Juni 2023. Messi pun telah melakukan debutnya bersama PSG di ajang Liga Prancis musim 2021-2022. Bomber berusia 34 tahun itu masuk menggantikan Neymar pada menit ke-66 kala PSG mengalahkan Stade Reims dengan skor 2-0 di Stade Auguste-Delaune, Minggu (29/8/2021).

Terbaru, Messi untuk pertama kalinya tampil starter bersama Neymar dan Kylian Mbappe melawan Club Brugge di Stadion Jan Breydel pada matchday pertama Grup A Liga Champions 2021-2022, Rabu (15/9/2021) waktu setempat. Trio Messi, Neymar, dan Mbappe itu diberi julukan oleh media Prancis sebagai ‘MNM’. Meski skuad PSG dihuni banyak pemain top, mereka hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1 melawan Club Brugge. PSG unggul terlebih dahulu melalui sepakan Ander Hererra pada menit ke-15. Sementara gol Brugge dilesaakan oleh Hans Vanaken (27′).

Kegagalan trio Messi, Neymar, dan Mbappe mencetak gol turut mengundang perhatian mantan striker Liverpool, Michael Owen. Bahkan, Owen menyebutkan bahwa kehadiran Messi membuat garis depan PSG menjadi lemah. “Tim PSG dengan barisan para penyerang itu (Messi, Neymar, dan Mbappe) membuat kami tergiur melihatnya, mereka semua adalah pemain fenomenal,” kata Owen. “Tapi, bagi saya tiga pemain bermain bersama itu membuat mereka menjadi lemah.” “Saya juga tidak benar-benar mengerti mengapa PSG menjadi salah satu favorit juara Liga Champions.” “Saya pikir tim Inggris (Chelsea, Liverpool, Manchester City, dan Manchester United) jauh, jauh lebih unggul,” kata Owen menambahkan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *